Self-concept, emotional maturity and assertive behavior of adolescents

Authors

  • Fahrun Nisak University of Muhammadiyah Malang, Indonesia,

Keywords:

Adolescent Assertive Behavior, Emotional Maturity, Self concept

Abstract

what you think, feel, and think about. Adolescent assertive behavior can be formed with good self-concept and emotional maturity in adolescents. This study aims to determine the relationship between the variables of self-concept, emotional maturity and assertive behavior of adolescents, by controlling for emotional maturity variables. The number of subjects in this study were 150 adolescents aged 13-18 years. This research is a quantitative study with a partial correlation design. The data collection used was a Likert Scale with pearson product moment correlation data analysis. The results showed that there was a relationship between self-concept variables and adolescent assertive behavior by controlling emotional maturity variables, with a value of r = .358, p = .000 < .05. so that,

References

Abidin, Z. (2011).Pengaruh pelatihan resiliensi terhadap perilaku asertif pada remaja. Jurnal Psikologi, 4 (2),130-136.

Afif, R.Y. & Listiara, A. (2018). Hubungan Antara Konsep Diri Dengan Asertivitas Pada Remaja Di SMA Islam Sultan Agung 1 Semarang. Skripsi. Semarang: Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro.

Agbakwuru, C., Stella, U. (2012). Effect of assertiveness training on resilience among early-adolescents. Journal of Health and Psychology, 1 (1), 38-44.

Agestin,Y.I.(2006).Contribution to the emotional maturity in adolescent assertive behavior. Undergraduate program, faculty of psychology University Gunadarma Depok.

Agustiani, H. (2006). Psikologi perkembangan pendekatan ekologi kaitannya dengan konsep Diri dan penyesuaian diri pada remaja.Bandung: PT Refrika Aditama.

Alberti, R., Emmons, R. (2002). Your Perfect Right: panduan praktis hidup lebih ekspresif dan jujur pada diri sendiri. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Ali, M., Asrori, M. (2012) Psikologi Remaja. Jakarta:PT Bumi Aksara.

Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik.Jakarta: Rineka Cipta.

Arumsari, C. (2017). strategi konseling latihan asertif untuk mereduksi perilaku bullyng. Journal of innovative counseling: theory, practice & reseach. Vol 1, No 1, Hal 31-39

Azwar, S. (2007). Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka pelajar.

Bazleh, N., Tarkhan, M., Sheikhmahmoudi, H. (2012). Relationship between self- assertivenes anger and social adjustmentin women with breast cancer.Indian Journal of Fundamental and Applied Life Science, 2 (3), 86-93

Burns, R.B. 2005. Konsep Diri: Teori, Pengukuran, Perkembangan dan Prilaku (terjemahan:Edy). Jakarta : Arcan.

Calhoun & Acocella. (2003) Pembentukan Kepribadian Anak. Jakarta. PT Gramedia.

Chaplin. (2001). Pengembangan kualitas SDM dari perspektif PIO. Universitas Indonesia: Fakultas Psikologi.

Chibuike, O.B., Chimezie,W.B. (2013) . Role of locus of control on assertive behavior of adolescents. Journal of Health and Psychology, 1 (1), 38-44.

Dariyo, A. (2011). Psikologi perkembangan anak tiga tahun pertama. Bandung: PT Refika Aditama.

Devito, J.A, (1990). Komunikasi Antar Manusia. Jakarta :Professional Book. Doverspike,W.F.(2009). A key to good communication. Retrieved 19, November, 2016 from http://drwilliamdoverspike.com.

Fathurahman, M., Pratikto, H. (2012). Kepercayaan diri,kematangan emosi,pola asuh orang tua demokratis dan kenakalan remaja. jurnal psikologi Indonesia, 1 (2), 77-78.

Fitts, W.H. (1971). The self-concept and self-actualization. Studies on the Self Concept.

Garner, E. (2012). Assertivenees. Retrieved 19, November, 2016 from http://www.bookboon.com

Hankin, S. (2005). Strategi untuk meningkatkan rasa percaya diri. Jakarta : PT Gramedia Putaka Utama.

Haryati, E., Suharyanto, A., Hasmayni, B., & Siregar, F. H. (2019). The Effect of Work Environment and Work Stress on Employee Performance at PT Aneka Gas Industri Tbk.

Hasmayni, B. (2020). The Difference of Academic Procrastination between Students Who Are Active and Not Active in Organizations Student Activity Units in the Faculty of Psychology, University of Medan Area. Britain

Hasanah, A., Suharso, & Saraswati, S. (2015). Pengaruh Perilaku Teman Sebaya Terhadap Asertivitas Siswa. Semarang: Jurnal Jurusan Bimbingan Dan Konseling Universitas Negeri Semarang

Hapsari, R.M. & Retnaningsih. (2007). Sumbangan perilaku asertif terhadap harga diri pada karyawan. Jurnal Penelitian Psikologi, 1, 35-40.

Hergina, I. (2012). Hubungan antara konsep diri dengan perilaku asertif pada siswa MAN Wonokromo Bantul Yogyakarta. jurnal psikologi, 1 (1), 54-60.

Hurlock, E.B. (2002). Psikologi perkembangan : suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. (Terj.Sitiwidiyanti dan Soedjarwo).Jakarta: Airlangga.

Jahja, Y. (2011). Psikologi perkembangan.Jakarta: Perdana Media Group.

Khamim, Z. P. (2017). Memahami Ciri dan Tugas Perkembangan Masa Remaja. E-Jornal: Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga. Vol 17, No 1, Hal 25-32.

Khairatun, A.L. (2012). Hubungan antara konsep diri dengan motivasi berprestasi pada penyandang cacat tubuh.Skripsi,Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah,Surakata.

Khan, I.R. (2012). Perilaku asertif, harga diri dan kecenderungan depresi. Jurnal Persona Psikologi Indonesia, 2 (1) 143-154

Kumar, S. (2014). Emotional maturity of adolescent students in relation to their family relationship. Journal of Social Sciences, 3 (3), 6-8.

Mahmoudi, A. (2012). Emotional maturity and adjustment level of college students. Education Research Journal, 2 (1), 18 -19.

Miasari, A. 2012. Hubungan Antara Komunikasi Positif Dalam Keluarga Dengan Asertivitas Pada siswa SMP 2 Depok Yogyakarta. Jurnal EMPHATY Vol 1, No 1 Desember 2012, Hal 32-46

Palmer & Froehner. (2001). Harga Diri Remaja : Penuntun Menumbuhkan Harga Diri Remaja. Jakarta: Gramedia.

Paramitasari, R., Alfian, I.N. (2012). Hubungan antara kemtangan emosi dengan kecenderungan memaafkan pada remaja akhir. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Perkembangan1 (2), 134-165

Rakhmat, J.(2007).Psikologi Komunikasi (Ed.Revisi).Bandung: PT Remaja Rosda Karya.

Rath, S., Nanda, S. (2012). Self-concept: a psychosocial study on adolescents. Journal of Multidisciplinary, l (2), 49-61.

Rinawati, D. (2009). Hubungan Konsep Diri dan Perilaku Asertif dengan Kenakalan Remaja di SMAN 9 Malang. Skripsi Sarjana pada Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang.

Rizqi, M.I. (2011). Pengaruh kematangan emosi terhadap kecenderungan perilaku self injury pada remaja.Skripsi, Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah,Jakarta.

Roja, M.P., Sasikumar, N., Fathima, M.P. (2013). A study on emotional maturity and self concept at higher secondary level. Journal Psychology and Behavioral Sciences, 1 (5), 81-83.

Sari, U.M. (2007). Perbedaan perilaku asertif pada remaja ditinjau dari pola asuh orang tua.Skripsi,Fakultas Psikologi Universitas Katolik Soegijapranata,Semarang.

Sikone, S. (2006). Menanamkan Perilaku Asertif disekolah.(Online).On http://groups.yahoo.com/group/pakguruonline/message/2400(diakses pada januari 2017).

Simanjuntak, D. 2016. Hubungan Antara Konsep Diri Dengan Kepribadian Tangguh Pada Remaja Yang Memiliki Orangtua Tunggal Di Kecamatan Medan-Tembung. Skripsi. Medan: Fakultas Psikologi Universitas Medan Area.

Sinaga, Y.V. (2016). Hubungan Antara Perilaku Asertif Dan Perilaku Cyberbullying Di Jejaring Social Pada Remaja. Fakultas Psikologi: Universias Sanata Dharma

Sofah, R., Dkk. (2017). Mengembangkan Perilaku Asertif Untuk Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba. Proceeding Seminar Dan Lokakarya Nasional Revitalisasi Laboratorium Dan Jurnal Ilmiah Dalam Implementasi Kurikulum Bimbingan Dan Konseling Berbasis KKNI.

Sriyanto., Abdulkarim, A., Zainul, A., Maryani, E. (2014). Perilaku asertif dan kecenderungan kenakalan remaja berdasarkan pola asuh dan peran media massa. Jurnal Psikologi, 1 (41), 74-88

Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung : Alfabeta.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: PT Alfabet. Utamadi, G. (2002). Lawan Sikap Membeo dengan Asertif. Edisi AGUSTUS/IV/2002.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Bisnis (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, Kombinasi, dan R&D). Bandung: CV.Alfabeta

Widodo, dkk. 2004. Studi Korelasi Konsep Diri dan Keyakinan Diri dengan Kewirausahaan Pada Mahasiswa. Jurnal Prodi Psikologi FK. UNDIP Semarang.

Wirawan, S.S. (2006). Psikologi Remaja, Jakarta Rajawali.

Wirawan, S.S. (2013). Psikologi Remaja. Jakarta: Rajawali Pers. Yusuf, M. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif & Penelitian Gabungan. Jakarta: Kencana

Downloads

Published

2022-07-30

How to Cite

Nisak, F. (2022). Self-concept, emotional maturity and assertive behavior of adolescents. Acta Psychologia, 1(2), 63–72. Retrieved from https://psychologia.pelnus.ac.id/index.php/Psychologia/article/view/16